-
"Kalau tiada senapang, baik berjalan lapang."
Artinya jika tidak bersenjata atau tidak bertenaga, sebaiknya mengalah. -
"Untung bagaikan roda pedati, sekali ke bawah sekali ke atas."
Artinya keberuntungan atau nasib manusia tiada tetap, kadang di bawah dan kadang di atas. -
"Makan hati berulam rasa."
Artinya menderita karena perbuatan orang yang kita sayang. -
"Menanti-nanti bagaikan bersuamikan raja."
Artinya menantikan bantuan dari orang yang tidak dapat memberikan bantuan. -
"Lemak manis jangan ditelan, pahit jangan dimuntahkan."
Artinya perundingan yang baik jangan disia-siakan, tetapi hendaknya dipikirkan secara mendalam. -
"Menghela lembu dengan tali, menghela manusia dengan kata."
Artinya segala pekerjaan harus dilakukan menurut tata cara aturannya masing-masing. -
"Terlalu aru berpelanting, kurang aru berpelanting."
Artinya segala sesuatu yang berlebihan atau kurang akan berakibat kurang baik. -
"Di mana kayu bengkok, di sana musang mengintai."
Artinya orang yang sedang lengah mudah dimanfaatkan oleh musuhnya. -
"Sehari selembar benar, setahun selembar kain."
Artinya suatu pekerjaan yang dilakukan dengan keyakinan dan kesabaran akan membuahkan hasil yang baik. -
"Jangan disesar gunung berlari, hilang kabut tampaklah dia."
Artinya hal yang sudah pasti, kerjakanlah dengan sabar tidak perlu tergesa-gesa.
Alamat : Jalan Raya Desa Dompyongwetan Dusun 01 Nomor 158 Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon Pos 45191
Minggu, 12 April 2015
Selingan....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar